Indonesia Mengajak Penyelesaian Masalah Perbatasan dengan Malaysia Secara Damai
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto dalam acara buka puasa bersama di Jakarta, Jumat (27/8/2010), menyatakan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara resmi telah mengirim surat kepada Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak terkait ketegangan hubungan kedua negara. Pada intinya, dalam surat tersebut, Pemerintah Indonesia mengajak Malaysia untuk menyelesaikan persoalan bilateral secara damai dan mengundang Perdana Menteri Malaysia untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan untuk menghindari kemungkinan apapun.
Baca Selanjutnya: Indonesia Mengajak Penyelesaian Masalah Perbatasan dengan Malaysia Secara Damai

Mantan Presiden Madagaskar, Marc Ravalomanana, harus menjalani vonis yang diputuskan Pengadilan Madagaskar berupa hukuman penjara seumur hidup dan kerja paksa, terkait dengan kudeta 7 Februari 2009 yang membawa Rajoelina ke tampuk kekuasaan. Pengadilan menyatakan Ravalomanana terbukti berkonspirasi melakukan pembunuhan, dibalik aksi kekerasan menewaskan sejumlah warga. Pengawal Ravalomanana (pada saat itu sebagai presiden Madagaskar) menembaki pendukung Andry Rajoelina, tokoh yang kini memimpin Madagaskar. Pembantaian itu menewaskan 30 orang dan melukai lebih dari 100 orang. Ada 19 terdakwa yang diusut.
Yuko Sugahara (Juru bicara Toshiba Corp), menyatakan bahwa mereka sedang mengembangkan televisi untuk menonton program tiga dimensi tanpa harus menggunakan kaca mata tiga dimensi. Ia juga menegaskan bahwa teknologi tersebut sedang diproses. “Banyak orang tidak suka menggunakan kaca mata untuk menonton televisi apalagi dalam waktu yang cukup lama, khususnya ketika mereka harus menggunakan kaca mata tiga dimensi daripada kaca mata biasa,” ungkap Sugahara.
Rolando Mendoza (55), seorang mantan polisi yang frustrasi dan bersenjata senapan membajak sebuah bus yang membawa wisatawan Hongkong di Manila, Filipina, Senin (23/8/2010). Bersenjatakan M-16, Mendoza menghentikan bus itu dan mengarahkannya agar melintasi jalan lebar di taman terbesar di Manila.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan percepatan pembahasan batas maritim antara Indonesia dan Malaysia untuk menghindari perbedaan pendapat kedua negara. "Perlu batas maritim yang jelas antara Indonesia dan Malaysia," kata Presiden SBY ketika buka puasa bersama kader Partai Demokrat di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Ahad (22/8) malam.









