Berita-berita - Berita Lokal & Nasional
Ditulis oleh Miranda G Minggu, 22 May 2011 10:08
Kepala Kantor Kementerian Agama Dumai, Darawi, mengatakan bahwa gerakan Negara Islam Indonesia (NII) telah mempengaruhi sejumlah pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Dumai. Dugaan masuknya doktrinisasi NII ke kalangan pelajar SMP diketahui dari laporan beberapa yayasan dan lembaga pendidikan yang ada di kota Dumai. Darawi, juga mengatakan walaupun semuanya belum terungkap atau terbukti secara jelas, namun ada baiknya kita waspada terhadap jaringan politik NII ini.
Baca Selanjutnya: Negara Islam Indonesia (NII) Diduga Pengaruhi Pelajar SMP di Dumai

Menteri Dalam Negeri RI, Gamawan Fauzi mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang intens merampungkan pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Draf revisi undang-undang tersebut memecah UU No. 32 Tahun 2004 tersebut menjadi tiga RUU yang akan diserahkan kepada DPR bulan Juni 2011 ini juga.
Setelah kepengurusan Nurdin Halid berakhir, tetap saja sepakbola Indonesia masih diterpa konflik dalam proses menuju kursi PSSI #1 pada kongres 20 Mei 2011. Berakhirnya kepengurusan Nurdin Halid diduga banyak kalangan persepakbolaan di Indonesia akan muncul secercah cahaya terang, tapi yang terjadi malah sebaliknya, berbagai fakta ditemui tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Pada hari Jumat dan Sabtu, tanggal 11 dan 12 Maret 2011, Tim C Pemkab Dairi yang dipimpin oleh Setda Kabupaten Dairi Drs. Arsenius Marbun, MMA melakukan kunjungan kerja ke Desa Tanah Pinem dan Desa Lau Tawar, Kec. Tanah Pinem, Kab. Dairi. Kunjungan kerja ini merupakan implementasi motto dari visi dan misi Pemkab Dairi yaitu "Bekerja Untuk Rakyat" guna percepatan pembangunan dan melihat langsung kondisi desa-desa tertinggal atau belum terjangkau pembangunan, serta melaksanakan kerja nyata bersama-sama dengan rakyat.
Diawal tahun 2010, sejumlah ilmuwan terkemuka di Eropa telah mengeluarkan peringatan bakal terulangnya gempa serta tsunami yang menghantam pantai barat Sumatera. Prediksi gempa yang akan terjadi lagi si Sumatera ini dibenarkan oleh ahli gempa dari Jepang, Goto Yozo. Menurutnya, gempa akan lebih besar dibanding gempa di Padang dan kemungkinan besar akan terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Dikatakan Goto, prediksi ini berdasarkan hasil penelitian timnya. Gempa di celah Mentawai akan terjadi. Intensitasnya akan sering dan lebih besar. Waktu getar lamanya akan lebih panjang termasuk durasinya. Para ilmuwan terus meneliti energi besar yang masih tersimpan di bawah bumi Mentawai, Sumatera Barat. Energi itu konon bisa memicu gempa berkekuatan 8,9 skala richter. Para ilmuwan juga menghitung ancaman tsunami yang bisa terjadi di wilayah barat Sumatera ini.















