Pengenalan Bahasa Pemrograman C++
Cara Mudah Membangun Usaha Tour & Travel SEKILAS MENGENAI BAHASA PEMROGRAMAN C DAN C++ Bahasa pemrograman C++ merupakan superset dari bahasa... [Selanjutnya...]
Ditulis oleh Benidiktus Sihotang Senin, 15 Februari 2010 19:04
Kumpulan Artikel - Ilmu Komputer
Bahasa pemrograman Visual Basic, dikembangkan oleh Microsoft sejak tahun 1991, merupakan pengembangan dari pendahulunya yaitu bahasa pemrograman BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code) yang dikembangkan pada era 1950-an. Visual Basic merupakan salah satu Development Tool adalah alat bantu dalam membangun dan mengembangkan program aplikasi komputer dengan desain form secara visual dan adanya kemampuan untuk menggunakan komponen-komponen ActiveX yang dibuat yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic ataupun pihak lain.
Visual Basic yang pertama adalah Visal Basic 1.0 yang dikenalkan pada tahun 1991, pendekatan yg dilakukan untuk menghubungkan bahasa pemrograman dengan GUI berasal dari prototype yg dikembang oleh “Alan Cooper” yg di sebut TRIPOD. Kemudian Microsoft mengontrak copper dan asosiasinya utk mengembangkan tripod agar dapat digunakan di windows 3.0 dibawah nama kode Ruby.
Perjalanan Bahasa Pemrograman Visual Basic dari awal hingga sekarang ini, sebagai berikut:
Pada ertikel ini versi yang akan dibahas adalah Visual Basic 6.0. Ada ada tiga edisi yang dikeluarkan Microsoft untuk Visual Basic 6.0, yaitu:
1) Visual Basic 6.0 Standard Edition
Standard Edition sangat merekomendasikan bagi pemula yang ingin mempelajari Visual Basic 6 dan mempunyai fasilitas sebagai berikut: a) kemampuan aplikasi 32 bit yang berjalan di Microsoft Win 9x dan Win NT untuk pemula; b) terdiri dari control seperti grid, tab, dan Data Bound; c) memuat Learn Visual Basic Now dan Online Help. d) Microsoft Developer Network CD berisi dokumentasi.
2) Visual Basic 6.0 Propessional Edition
Propessional Edition umumnya digunakan oleh para propessional yang sudah cukup mendalami Visual Basic 6. Tidak terlalu banyak perbedaan dengan Standard Edition, hanya ada beberapa tambahan, diantaranya: ActiveX Control, termasuk Internet Control. IIS (Internet Information Server) Dynamic HTML Page Designer.
3) Visual Basic 6.0 Enterprise Edition
Lebih ditekankan untuk membuat aplikasi yang bersifat server based, tapi program-program aplikasi standard dapat berjalan dengan baik jika menggunakan versi ini. Fasilitas tambahan antara lain:
IDE (Integrated Developement Environment) Visual Basic yang merupakan Lingkungan Pengembangan Terpadu (Integrated Developement Environment) bagi programmer dalam mengembangkan aplikasinya. Dengan menggunakan IDE programmer dapat membuat user interface, melakukan koding, melakukan testing dan debuging serta menkompilasi program menjadi executable. Penguasaan yang baik akan IDE akan sangat membantu programmer dalam mengefektifkan tugas-tugasnya sehingga dapat bekerja dengan efisien.
Salah satu cara untuk mengaktifkan IDE Visual Basic adalah menjalankannya dari Menu Start, pilih Microsoft Visual Basic 6.0 dan akhirnya pilih shortcut Microsoft Visual Basic 6.0.
Setelah anda menjalankan VB, maka IDE VB pertama kali akan menampilkan kotak dialog "New Project" kepada anda, seperti yang bisa anda lihat dibawah ini :

Pada layar awal akan muncul tampilan seperti di atas. Visual Basic menyediakan banyak jenis modul aplikasi. Untuk memulai program standar pilihlah Standard EXE, kemudian klik pada tombol Open.
Setelah anda memilih Standard Exe, maka VB akan menampilkan IDE lingkungan kerja Visual Basic untuk membuat aplikasi. Window-window (jendela) yang ada di IDE VB seperti yang terlihat di gambar berikut ini :

Tampilan jendela IDE di atas terdiri dari beberapa bagian penting antara lain Titlebar berisi Nama Project dan Nama Program, MenuBar berisi daftar menu dan perintah yang bisa digunakan dalam Visual Basic, kemudian Toolbar berisi perlengkapan dan fasilitas yang terdapat di Visual Basic, toolbox berisi tools-tools yang sering digunakan dalam membuat program dalam Visual Basic tools ini bisa ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan,project explorer adalah window yang berisi nama project nama-nama form dan digunakan untuk menambah dan mengurangi form,properties window digunakan untuk memodifikasi form atau objek yang aktif, form layout window digunakan untk mengatur tata letak form dalam monitor ketika program dijalankan. Dibawah ini kita akan membahas beberapa tools yang penting untuk diketahui :
Jendela Toolbox merupakan jendela control-control (object, komponent) yang nantinya diperlukan untuk diintegrasikan ke dalam aplikasi. Setiap control mewakili fungsi masing-masing. Uraian singkat kegunaan dari control-control (object) yang ada pada IDE VB 6.0 ini, adalah:
1) Pionter : bukan kontrol melainkan penunjuk kontrol sehingga kita bisa memindahkan letak atau mengubah ukuran kontrol yang terpasang pada form.
2) Label : kontrol yang bisa digunakan untuk menampilkan text yang tidak bisa diubah oleh pemakai program.
3) Frame : untuk mengelompokkan beberapa kontrol, frame ini harus dipasang terlebih dahulu sebelum kontrol yang dilingkupinya.
4) Check box : untuk membuat kotak check yang mudah pemakaiannya bisa digunakan untuk pemilihan dua keadaan atau lebih.
5) Combo box : Sebagai tempat mengetikkan pilihan atau memilih suatu pilihan lewat Drop-Down-List.
6) Hscroll bar : untuk mengulung dengan jangka lebar dengan indikasi posisi pemilihan dalam posisi horisontal.
7) Timer : untuk menghitung waktu event dalam interval yang ditentukan.
8) Dir list box : untuk menampilkan direktori atau path.
9) Shape : untuk memasang kontrol yang mampu menghasilkan sarana agat pemakai dapat menggambar berbagai bentuk shape.
8) Image : untuk menampilakan gambar bitmap icon ataupun metafile.
9) OLE : untuk menghasilkan proses link dan embed objek antar aplikasi.
10) Picture box : untuk menampilkan gambar statis maupun aktif dari sumber lain.
11) Text box : Untuk menampilkan teks dan pemakai dapat berinteraksi dengannya.
12) Command: button untuk membuat sebuah tombol pelaksana perintah.
13) Option button : untuk pemilihan dua keadaan dari banyak pilihan, namun hanya satu pilihan saja yang bisa diaktifkan pada satu saat.
14) List box : digunakan untuk menampilkan daftar pilihan yang bisa digulung.
15) Vscroll bar : untuk mengulung dengan jangka lebar dengan indikasi posisi pemilihan dalam posisi vertikal.
16) Drive list box : untuk menampilkan drive list yang dimiliki komputer.
17) Filelist box : untukmenampilakan sebuah daftar file.
18) Line : untuk menggambar garis dengan berbagai varisinya.
19) Data : menyediakan sarana akses data dalam suatu database.
Pada form design ini adalah tempat untuk merancang user interface ( antar muka pemakai ). Untuk menampilkan layar ini dapat mengklik pada tombol Design View atau dengan menekan tombol Shift + F7. Sedangkan untuk ke layar coding dapat menekan tombol F7.
Menu standar pada Windows, dapat digunakan untuk membuka project, menyimpan project, menjalankan project, dan sebagainya.
Project Explorer adalah daftar struktur project yang sedang dikerjakan. Suatu project dapat terdiri dari beberapa form.
Pada kolom ini menampilkan Properties dari komponen yang sedang aktif. Property adalah data-data atau karakteristik yang dimiliki oleh suatu objek komponen.
Window code adalah tempat dituliskannya kode program. Pada window ini terdapat fasilitas editing yang cukup lengkap. Dengan melakukan klik ganda pada sebuah objek yang berupa kontrol box atau form maka window kode ini akan terbuka dan membawa kursor ke tempat penulisan program yang terkait dengan objek tersebut.Tempat penulisan berada diantara privet sub dan end sub. Pada window code ini terdapat dua buah fasilitas utama yaitu pemilihan object dan prosedur.
Event adalah peristiwa atau kejadian yang diterima oleh suatu objek, misalnya mouse diklik kanan, doubleklik, penekanan tombol (CommandButton) dan sebagainya. Event itu sendiri ada yang bersifat spesifik terhadap suatu kontrol (objek), dan ada yang bersifat umum. Contohnya event umum adalah kejadian mouse diklik atas objek, sedangkan event resize hanya dimiliki oleh objek form, sedangkan objek yang lain tidak.
Untuk mengetahui kejadian apa saja yang dimiliki oleh sebuah objek, dapat dilihat dengan fasilitas help, dengan terlebih dahulu memilih objek dan menekan tombol F1.
Modul dapat disejajarkan dengan form, tetapi tidak terdapat objek. Modul hanya berisi kode-kode program berupa prosedur dan deklarasi variabel yang sifatnya global, artinya kode-kode yang terdapat pada modul dapat digunakan oleh seluruh bagian program, sedangkan kode-kode yang diletakkan pada form hanya dapat digunakan oleh form yang mengandung kode tersebut. Untuk membuat modul adalah pada menubar Project pilih Add Modul.
Dalam bekerja dengan kode program, termasuk dengan program Visual Basic, kita tidak akan pernah lepas dari yang namanya Variabel. Variabel adalah nama penyimpanan data di memori komputer yang digunakan selama eksekusi program dan nilainya datanya bisa berubah-rubah.
Dibandingkan dengan type data yang terdapat pada bahasa basic, type data yang disediakan pada Visual Basic lebih banyak, seperti: type Currency, Decimal, Object, dan Variant.. Variant merupakan type variabel yang istimewa, karena dapat berubah dari satu type ke type yang lain, sesuai dengan evaluasi ekspresi oleh Visual Basic. Ketepatan pemilihan type variabel akan sangat menentukan pemakaian resources oleh aplikasi yang dihasilkan, adalah tugas programmer untuk memilih type yang sesuai untuk menghasilkan program yang efisien dan berperfomance tinggi. Nama variabel sebaiknya disesuaikan dengan nilai yang disimpan ke dalamnya, tetapi ada aturan dalam pembuatan nama variabel, yaitu :
Variabel terdiri atas beberapa jenis. Setiap jenis variabel memiliki nilai rentang yang diperbolehkan, selain itu pemilihan jenis variabel dan jumlah variabel akan berpengaruh terhadap jumlah kebutuhan memory komputer (RAM), berikut jenis variabel yang digunakan dalam Visual Basic :
Untuk mendeklarasikan suatu variabel yang bukan jenis variant harus menggunakan perintah Private, Dim, Public, atau Static. Private Digunakan membuat variabel lokal, hanya dapat diakses dalam prosedur atau modul dimana ia dideklarasikan.
Contoh Private hari as Date
Dim Digunakan untuk mendaftarkan variabel tipe tertentu
Contoh : Dim i as integer
Public Digunakan agar variabel tersebut dapat diakes dari prosedur lain
Contoh : Public i as long
Static Digunakan agar isi datanya tidak tetap ada di memory setiap kali digunakan. Contoh : Static i as Integer
Konstanta adalah variabel yang nilainya tetap, cara penulisannya adalah sebagai berikut :
[Public/Private] Const nama_konstanta [As Type]= Ekspresi
- Ekspresi Nilai yng cara penulisannya tergantung pada type data, misalnya : konstanta numerik (byte, integer, single, double dan lainnya) ditulis apa adanya. Contoh : 250, -75, 567E-2
· Konstanta String ditulis dengan diapit tanda petik (“ “). Contoh : “8888”, “program”, “siapa namamu?”
· Konstanta Date ditulis dengan diapit tanda pagar (# #). Contoh : #30/06/1976#, #4:15 PM#
· Konstanta Boolean, hanya berisi dua nilai, yaitu True atau False.
Operator adalah suatu simbol atau tanda untuk menyatakan suatu operasi atau proses. Pada dasarnya komputer dengan ALUnya (Aritmethic Logical Unit), mempunyai dua macam operator yaitu operator Aritmatika dan operator logika (perbandingan). Operator-operator di dalam Visual Basic antara lain:
Hal yang harus dipahami oleh programmer adalah tata urutan operasi dari masing-masing operator tersebut sehingga mampu membuat ekspresi yang akan menghasilkan nilai yang benar. Urutan dari nilai urutan tertinggi sampai yang terendah, adalah:
Salah satu operator yang menarik untuk dibahas adalah operator like, Operator digunakan untuk operasi pencocokan pola pada string yang akan sangat membantu programmer.
Sintax: result = string Like pattern
Character dalam pencocokan pola pada operator Like, yakni: ? (sembarang karakter tunggal); * (nol atau lebih karakter); # (sembarang digit tunggal 0-9); [charlist] (sembarang karakter yang berada dalam charlist); [!charlist!] (sembarang karakter yang tidak berada dalam charlist.
contoh:
coba = "sKKKa" Like "s*a" ‘hasil True
coba = "F" Like "[A-Z]" ‘hasil True.
coba = "F" Like "[!A-Z]" ' hasil False.
Ekspresi adalah suatu cara penulisan untuk memberikan atau memasukkan nilai kedalam variabel. Di dalam Visual Basic ekspresi menggunakan tanda sama dengan (=). Dengan aturan sebelah kiri adalah variabel penampung (hasil) dan sebelah kanan adalah nilai yang dimasukkan ke variabel.
Variabel = Nilai
Sebagai contoh untuk memasukkan nilai 5 ke dalam variabel a dapat dilakukan dengan a=8. Atau memasukkan nama ‘widya’ ke dalam variabel nama dapat dituliskan dengan nama=”Budi” (Pada tipe data string, penulisan diberi tanda petik dua). Atau untuk memasukkan nilai keputusan benar dapat dituliskan dengan keputusan=True, Pada tipe data boolean nilainya hanya True dan False. Sehingga dapat dikatakan bahwa cara memasukkan nilai ini sangat tergantung dari jenis nilai apakah itu boolean, numerik, string atau date. Sedangkan format bilangan dan tanggal secara default menggunakan format yang ada pada sistem operasi, meskipun tidak menutup kemungkinan diubah menggunakan format tersendiri.
Ekspresi merupakan suatu proses yang bersifat sequential, yang artinya bahwa proses dilakukan dari baris paling atas sampai baris terakhir. Sebagai contoh bila dituliskan:
a=10
a=5
Maka artinya pada baris pertama a bernilai 10, dan pada baris kedua a bernilai 5,`sehingga nilai 10 diganti dengan nilai 5. Sehingga hasilnya a bernilai 5.
Ekspresi bukan hanya seperti diatas, tetapi dapat juga merupakan penulisan suatu formula dengan melibatkan variabel-variabel yang sudah ada sebelumnya.
Contoh 1:
a=5
b=10
c=a+b
Hasilnnya variabel a bernilai 5, b bernilai 10 dan c bernilai 15 sebagai hasil dari
a+b=5+10=15.
Ekspresi dapat digunakan untuk melakukan “counting” yaitu perhitungan penjumlahan secara terus menerus terhadapa suatu variabel
Contoh 2:
a=5
a=a+2
Pada baris pertama a bernilai 5, pada baris kedua a bernilai 7, karena a yang sebelumnya bernilai 5 ditambah dengan 2 sehingga nilai akhir a bernilai 7.
Contoh 3:
jumlah=0
jumlah=jumlah+5
jumlah=jumlah-3
jumlah=jumlah+2
Pada baris pertama variabel jumlah bernilai 0, pada baris kedua variabel jumlah bernilai 5, pada baris ketiga variabel jumlah bernilai 2 dan pada baris keempat variabel jumlah bernilai 4.
Contoh 4:
Untuk menuliskan ekspresi dari rumus:
dapat dilakukan dengan:
t=0.5
x=sin(t)
x = sin(t )
dengan t diketahui misalkan t=0.5
Fungsi adalah suatu prosedur yang dapat menerima berbagai nilai untuk kemudian diolah dan memberikan hasil sebagai umpan baliknya. Nilai yang dimasukkan ke dalam suatu fungsi disebut parameter, yang dapat berupa berbagai jenis angka, string, dan sebagainya. Fungsi pada Visual Basic terdiri atas :
i) Fungsi string
Berguna untuk memanipulasi data string, yakni: menggabungkan nilai string (&), mengubah nilai string menjadi nilai ASCII (Asc()), mengubah nilai ASCII menjadi nilai String (Chr()), mengambil n karakter di sebelah kiri string (Left()), mengambil n karakter di sebelah kanan string (Right()), mengambil n karakter string dari suatu posisi yang ditetapkan (Mid()), mendapatkan jumlah karakter yang membentuk string (Len()), mengubah nilai numerik menjadi nilai string (Str()), mengubah nilai string menjadi nilai numerik (Val()), mengubah nilai string menjadi huruf besar (Ucase), mengubah nilai string menjadi huruf kecil (Lcase)
contoh:
- "telepon" & "genggam" -> hasilnya : telepon genggam
- Asc("A") + Asc("B") -> hasilnya : 129
- Chr("64") & Chr("65") & Chr("66") -> hasilnya: ABC
- Left("bagian",4) -> hasilnya: bagi
- Right("bagian",4) -> hasilnya: gian
- Mid("pembagian",4,4) -> hasilnya: bagi
- Len ("pembagian") -> hasilnya: 9
- Ucase ("peMbAgian") -> hasilnya: PEMBAGIAN
- Lcase ("PEmBAGiAN") -> hasilnya: pembagian
ii) Fungsi Matematik
Berguna untuk melakukan perhitungan ataupun manipulasi tertentu terhadap data numerik, contohnya :
· Abs() Berguna menghasilkan nilai absolut, contoh : Abs(-30) = 30
· Atn() Menghasilkan nilai arc tangen dalam radian, contoh : Atn(3.14) = 1.2626
· Cos() Menghasilkan nilai cosinus dalam radian, contoh : Cos(3.14) = -1
· Sin() Menghasilkan nilai sinus dalam radian
· Tan() Menghasilkan nilai tangen dalam radian
· Mod() Menghasilkan nilai sisa pembagian, contoh : 8 mod 3 = 2
· Sqr() Menghasilkan nilai akar bilangan, contoh : Sqr(16) = 4
· Round() Membulatkan bilangan cacah dalam jumlah desimal tertentu, Contoh : Round(33.3457, 2) = 33.34
· Hex() Menghasilkan nilai hexadesimal dari suatu bilangan Contoh : Hex(459) = 1CB
· Oct() Menghasilkan nilai oktal dari suatu bilangan Contoh : Oct(8) = 10
iii) Fungsi Tanggal dan Jam
Beberapa fungsi yang diperuntukkan khusus bagi varibel type Date adalah :
· Now Menghasilkan tanggal dan jam sistem komputer.
- Date Menghasilkan tanggal sistem komputer, contoh : Date menghasilkan tanggal sekarang, misalnya 17/01/2005
· Day() Menghasilkan angka tanggal dari tanggal, contoh : Day(Date) = 13
· Month() Menghasilkan angka bulan dari tanggal, contoh : Month(Date) = 1
· Year() Menghasilkan angka tahun dari tanggal, contoh : Year(#17/01/2005#) = 2005
· Time Menghasilkan jam sistem komputer, contohnya : Time menghasilkan 11:30:56
· Hour() Menghasilkan angka jam, contoh : Hour(#11:30:56#) = 8
· Minute() Menghasilkan angka menit, contoh : Minute(Time) = 30
· Second() Menghasilkan angka detik, contoh : Second(Time) = 56
Percabangan berdasarkan kondisi suatu variabel atau nilai di dalam pemrograman Visual Basic dinyatakan dengan perintah:
If <kondisi> Then
< Keputusan kondisi benar >
Else
< Keputusan kondisi salah >
End If
Penulisan percabangan seperti di atas disebut dengan “kondisi dan keputusan”. Dalam pengertian yang umum bisa dikatakan: Jika memenuhi kondisi maka lakukan proses keputusan untuk kondisi benar, jika tidak lakukan proses keputusan untuk kondisi salah.
Contoh 1:
“Jika bilangan habis dibagi dua maka bilangan itu adalah bilangan genap, jika tidak
bilangan itu adalah bilangan ganjil”, yang dituliskan dengan:
If bilangan mod 8 = 0 Then
Ket = "Bilangan genap"
Else
Ket = "Bilangan ganjil"
End If
Contoh 2:
“Jika peminjaman lebih dari 7 hari maka dikenakan denda sebesar 2000”, yang
dituliskan dengan
If peminjaman>8 Then
Denda = 2000
Else
Denda = 0
End if
Penulisan percabangan di dalam Visual Basic mempunyai beberapa format, antara lain:
(1) Jika kondisi dipenuhi maka dilakukan proses yang hanya satu baris perintah
If kondisi Then <Proses Kondisi Benar>
(2) Jika kondisi dipenuhi maka dilakukan proses yang lebih dari satu baris perintah
If kondisi Then
<Proses Kondisi Benar>
End If
(3) Jika kondisi dipenuhi maka dilakukan proses A, jika tidak dilakukan proses B
yang masing-masing hanya satu baris perintah
If kondisi Then <Proses A> Else <Proses B>
(4) Jika kondisi dipenuhi maka dilakukan proses A, jika tidak dilakukan proses B
yang masing-masing hanya satu baris perintah
If kondisi Then
<Proses A>
Else
<Proses B>
End If
Contoh 3:
“Jika nilai<60 maka tidak lulus, jika tidak lulus” dapat dituliskan dengan:
If Nilai<60 Then Ket="Lulus" Else Ket="Tidak Lulus"
Contoh 4:
“Jika pembelian > 50000 maka mendapat hadiah cangkir”, dapat dituliskan dengan:
If pembelian > 50000 Then Hadiah = "Cangkir"
Percabangan tidak harus hanya memiliki satu kondisi, bisa juga percabangan memiliki banyak kondisi dengan banyak proses keputusan, hal ini sering dinamakan dengan percabangan berantai. Percabangan berantai secara umum ada dua macam yang dituliskan dengan:
(1) Jenis percabangan berantai dengan hanya satu kondisi yang bisa terpenuhi
If <kondisi1> Then
<Keputusan dalam kondisi1>
else
if <Kondisi2> Then
<Keputusan dalam kondisi2>
else
if <Kondisi3> Then
<Keputusan dalam kondisi3>
else
If <Kondisi4> Then
<Keputusan dalam kondisi 4>
else
--- Keputusan yang lain ---
end if
end if
end if
end if
(2) Jenis percabangan berantai dengan banyak kondisi yang harus dipenuhi.
If <kondisi1> Then
<Keputusan dalam kondisi1>
if <Kondisi2> Then
<Keputusan dalam kondisi2>
if <Kondisi3> Then
<Keputusan dalam kondisi1, kondisi2 dan kondisi 3>
Else
<Keputusan dalam kondisi1 dan kondisi2 tetapi
tidak dalam kondisi 3>
End If
End If
End If
Salah satu model percabangan adalah percabangan index atau yang dikenal dengan pemilihan berindex, dalam visual Basic percabangan index ini menggunakan Select Case dengan format:
Select Case <variable>
Case 0:
<Proses untuk keadaan variabel=0>
Case 1:
<Proses untuk keadaan variabel=1>
Case 2:
<Proses untuk keadaan variabel=2>
Case 3:
<Proses untuk keadaan variabel=3>
Case 4:
<Proses untuk keadaan variabel=4>
.......................
End Select
Contoh 1:

Berikut contoh program sederhana yang saya ambil dari sub prosedure program saya (program RKA&DPA, suatu program database untuk perhitungan rencana kerja anggaran dan dokumen pelaksanaan anggaran berdasarkan Permendagri no. 13 tahun 2006). Sub prosedure ini contoh dari model percabangan dengan pemilihan berindex untuk tombol-tombol navigasi, editing, penghapusan dan penambahan record data pada suatu tabel database.
Private Sub tombolDbase1_Klik(Index As Integer)
Select Case Index
Case 0 'menuju record pertama
keAwal
Case 1 'menuju record sebelumnya
keSebelum
Case 2 'menuju record berikutnya
keBerikut
Case 3 'menuju record terakhir
keAkhir
Case 4
tambahData
Case 5
PasifkanTombol
BukaKunciTeks
txtNama.SetFocus
edit = True
Case 7
hapusData
Case 8
simpanData
Case 9
KunciTeks
AktifkanTombol
With TabelOperator
If tambah = True Then
If .RecordCount > 0 Then
.MoveLast
tampilkandata
End If
tambah = False
End If
End With
If edit = True Then
edit = False
End If
End Select
End Sub
Contoh 2:
Prosedure berikut (juga dari program RKA&DPA) merupakan pemilihan berindex untuk mendeteksi apakah cursor mouse berada didalam atau diluar suatu tombol, dan melakukan perubahan gambar ataupun teks keterangan/informasi pada suatu tombol, apabila mouse berada didalam tombol, atau pada saat meninggalkan tombol maupun diluar tombol tertentu.
Private Sub gbr_MouseMove(index As Integer, Button As Integer, Shift As Integer, X As Single, Y As Single)
With gbr(index)
If X >= 0 And Y >= 0 And X <= .Width And Y <= .Height Then
SetCapture .hwnd
Select Case index
Case 0
.Picture = Img2(0).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = "Menuju baris data pertama."
Case 1
.Picture = Img2(1).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = "Menuju baris data sebelumnya."
Case 2
.Picture = Img2(2).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = "Menuju baris data berikutnya."
Case 3
.Picture = Img2(3).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = "Menuju baris data terakhir."
Case 4
.Picture = Img2(4).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = "Mengisi data baru."
Case 5
.Picture = Img2(5).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = "Mengubah/mengedit data yang tampil."
Case 6
.Picture = Img2(6).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = "Mencari data tertentu."
Case 7
.Picture = Img2(7).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = "Menghapus data yang tampil."
Case 8
.Picture = Img2(8).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = "Menyimpan ke databasis."
Case 9
.Picture = Img2(9).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = "Batal penyimpanan data ke databasis."
Case 10
.Picture = Img2(10).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = "Mencetak ke kertas."
Case 11
.Picture = Img2(11).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = "Menampilkan ke layar lembaran yang akan dicetak."
End Select
Else
ReleaseCapture
Select Case index
Case 0
.Picture = Img1(0).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = ""
Case 1
.Picture = Img1(1).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = ""
Case 2
.Picture = Img1(2).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = ""
Case 3
.Picture = Img1(3).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = ""
Case 4
.Picture = Img1(4).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = ""
Case 5
.Picture = Img1(5).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = ""
Case 6
.Picture = Img1(6).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = ""
Case 7
.Picture = Img1(7).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = ""
Case 8
.Picture = Img1(8).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = ""
Case 9
.Picture = Img1(9).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = ""
Case 10
.Picture = Img1(10).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = ""
Case 11
.Picture = Img1(11).Picture
UserControl.ParentControls.Item(0).teks2.Caption = ""
End Select
End If
End With
End Sub
Private Sub gbr_MouseUp(index As Integer, Button As Integer, Shift As Integer, X As Single, Y As Single)
With gbr(index)
Select Case index
Case 0
.Picture = Img1(0).Picture
Case 1
.Picture = Img1(1).Picture
Case 2
.Picture = Img1(2).Picture
Case 3
.Picture = Img1(3).Picture
Case 4
.Picture = Img1(4).Picture
Case 5
.Picture = Img1(5).Picture
Case 6
.Picture = Img1(6).Picture
Case 7
.Picture = Img1(7).Picture
Case 8
.Picture = Img1(8).Picture
Case 9
.Picture = Img1(9).Picture
Case 10
.Picture = Img1(10).Picture
Case 11
.Picture = Img1(11).Picture
End Select
End With
End Sub
Dalam pengontrolan jalannya suatu program looping digunakan untuk mengulang suatu blok perintah sampai kondisi tertentu. Proses ini akan terus bekerja selama kondisi yang dibandingkan bernilai benar (True), jika salah maka looping dihentikan dan dilanjutkan oleh perintah selanjutnya.
Struktur pengulangan yang sering digunakan antara lain adalah sebagai berikut :
a) For – Next
Digunakan untuk mengulang blok perintah dalam jumlah yang telah ditentukan, di dalamnya hanya perlu menuliskan nilai awal dan nilai akhir variabel penghitung.
Bentuk penulisannya adalah sebagai berikut :
For (Variabel integer) = (awal) to (akhir) [step (pertambahan)]
(blok perintah)
Next
Keterangan :
[step (pertambahan)] tidak selalu harus ada
Contoh :
Dim ulang as integer
For ulang = 0 to 30
Print ulang
Next
Akan menghasilkan tulisan dari “0” hingga “30” di form.
b) Do While – Loop
Digunakan untuk melakukan pengulangan terus menerus selama kondisi memenuhi syrat. Jika bernilai False akan berhenti.
Cara penulisannya adalah sebagai berikut :
Do While (kondisi)
(Ekspresi)
Loop
Contoh :
Dat = 1
Do while Dat< 20
Print Dat
Dat = Dat + 1
Loop
Jika nilai Dat sudah mencapai 19 maka perulangan akan berhenti.
Digunakan untuk mengulang satu blok perintah bagi tiap elemen pada suatu koleksi objek. Contoh koleksi berupa kumpulan kontrol pada sebuah form, dimana masing-masing kontrol tersebut menjadi komponennya. Pemakaian struktur ini sangat cocok jika kita tidak mengetahui berapa jumlah komponen pada form atau lembar kerja.
Bentuk penulisannya adalah sebagai berikut :
For (komponen) in (group)
(ekspresi)
Next
Contoh penulisannya :
Private Sub Command1_Click
Dim ctrl as Object
For Each ctrl In Form1.Controls
ctrl.Enabled = False
Next
End Sub
Artinya saat event Command1 diklik maka semua kontrol yang berjenis objek di dalam form1, propertis enablednya diset false.
Window API merupakan kumpulan fungsi-fungsi eksternal yang disediakan library windows untuk mengatur kemampuan dan tingkah laku setiap element di Windows (dari tampilan di desktop hingga alokasi memory) sehingga dapat dimanfaatkan suatu program untuk meningkatkan kemampuan program tersebut, contohnya saja untuk pengaksesan registry windows dengan fasilitas built in visual basic sangat sukar dilakukan, tetapi dengn adanya fasilitas API untuk registry dari library advapi32.dll, pengaksesan tersebut menjadi lebih mudah. Untuk memasukkan Window API ke dalam proyek Visual Basic, cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan program API Viewer yang terdapat di menubar Add-Ins yaitu Add-In Manager. Pilih Loaded API Viewer, lalu buka text file darinya, pilih Win32api.txt.
Project Sederhana Dengan Ekspresi
Program sederhana memanipulasi form standard Visual Basic 6.0
Menggunakan file resource gambarlayar.res diambil/diimport dari jendela explorer Visual Basic dari file: gambarlayar.res
Kontrol yang digunakan pada form1:
- picture1, dengan property visible=false
- command1
- image1, dengan property visible=true
Kode pada jendela form1:
Private Declare Function SendMessage Lib _
"user32" Alias "SendMessageA" _
(ByVal hwnd As Long, _
ByVal wMsg As Long, _
ByVal wParam As Long, _
lParam As Any) As Long
Private Const CCM_FIRST = &H2000
Private Const CCM_SETBKCOLOR = (CCM_FIRST + 1)
Private Const PBM_SETBKCOLOR = CCM_SETBKCOLOR
Private Const WM_USER = &H400
Private Const PBM_SETBARCOLOR = (WM_USER + 9)
Private Declare Sub ReleaseCapture Lib "user32" ()
Const WM_NCLBUTTONDOWN = &HA1
Const HTCAPTION = 2
Public Function prosesLAH()
Me.MousePointer = 11
Me.Hide
DoEvents
Set Picture1.Picture = LoadResPicture(101, Bitmap)
Picture1.ScaleMode = vbPixels
Picture1.AutoRedraw = True
Picture1.AutoSize = True
Picture1.BorderStyle = vbBSNone
Me.Width = Picture1.Width
Me.Height = Picture1.Height
WindowRegion = BuatRegion(Picture1)
SetWindowRgn Me.hwnd, WindowRegion, True
Me.Show
Me.Refresh
Me.MousePointer = 0
End Function
Private Sub Command1_Click()
Unload Me
End Sub
Private Sub Form_Load()
Me.BackColor = RGB(214, 219, 191)
Set Image1.Picture = LoadResPicture(101, Bitmap)
Call prosesLAH
End Sub
Private Sub Form_MouseMove(Button As Integer, Shift As Integer, _
x As Single, y As Single)
Dim lngReturnValue As Long
If Button = 1 Then
Call ReleaseCapture
lngReturnValue = SendMessage(Me.hwnd, WM_NCLBUTTONDOWN, _
HTCAPTION, 0&)
End If
End Sub
Public ask As Boolean
Public DE As Integer
Buat module dengan nama module1, Masukkan kode program pada jendela kode module, sebagai berikut:
Public Declare Function SetWindowPos Lib "user32" _
(ByVal hwnd As Long, _
ByVal hWndInsertAfter As Long, _
ByVal x As Long, ByVal y As Long, _
ByVal cx As Long, ByVal cy As Long, _
ByVal wFlags As Long) As Long
Public Const SWP_NOMOVE = &H2
Public Const SWP_NOSIZE = &H1
Public Const HWND_TOPMOST = -1
Public Const HWND_NOTOPMOST = -2
Public withFrameFlag As Boolean
Public Declare Function GetPixel Lib "gdi32" (ByVal hDC As Long, ByVal x As Long, ByVal y As Long) As Long
Public Declare Function SetWindowRgn Lib "user32" (ByVal hwnd As Long, ByVal hRgn As Long, ByVal bRedraw As Boolean) As Long
Public Declare Function CreateRectRgn Lib "gdi32" (ByVal X1 As Long, ByVal Y1 As Long, ByVal X2 As Long, ByVal Y2 As Long) As Long
Public Declare Function CombineRgn Lib "gdi32" (ByVal hDestRgn As Long, ByVal hSrcRgn1 As Long, ByVal hSrcRgn2 As Long, ByVal nCombineMode As Long) As Long
Public Declare Function DeleteObject Lib "gdi32" (ByVal hObject As Long) As Long
Public Const RGN_OR = 2
Public xpos As Long
Public ypos As Long
Public Function BuatRegion(skinGbr As PictureBox) As Long
Dim x As Long, y As Long, awalBrsX As Long
Dim RegionSemua As Long, BrsRegion As Long
Dim TransparentColor As Long
Dim pdAwalRegion As Boolean
Dim BrsPada As Boolean
Dim hDC As Long
Dim LebarGbr As Long
Dim TinggiGbr As Long
hDC = skinGbr.hDC
LebarGbr = skinGbr.ScaleWidth
TinggiGbr = skinGbr.ScaleHeight
pdAwalRegion = True: BrsPada = False
x = y = awalBrsX = 0
warnaTransparan = GetPixel(hDC, 0, 0)
For y = 0 To TinggiGbr - 1
For x = 0 To LebarGbr - 1
If GetPixel(hDC, x, y) = warnaTransparan Or x = LebarGbr Then
If BrsPada Then
BrsPada = False
BrsRegion = CreateRectRgn(awalBrsX, y, x, y + 1)
If pdAwalRegion Then
RegionSemua = BrsRegion
pdAwalRegion = False
Else
CombineRgn RegionSemua, RegionSemua, BrsRegion, RGN_OR
DeleteObject BrsRegion
End If
End If
Else
If Not BrsPada Then
BrsPada = True
awalBrsX = x
End If
End If
Next
Next
BuatRegion = RegionSemua
End Function







![]() | Hari ini | 242 |
![]() | Kemarin | 1459 |
![]() | Minggu ini | 7725 |
![]() | Bulan ini | 27724 |
![]() | Total sejak 10-01-2010 | 935487 |
Anda dapat nonton TV Online Live Streaming (TV One, Tranc TV, Indosiar, Trans 7, AN TV, DAAI TV, dan Spacetoon) dengan Klik ini NONTON TV ONLINE.
Pasang iklan barang/produk Anda pada 1.320 lebih website iklan baris secara otomatis dengan Software Autosubmit.
Cara Mudah Membangun Usaha Tour & Travel SEKILAS MENGENAI BAHASA PEMROGRAMAN C DAN C++ Bahasa pemrograman C++ merupakan superset dari bahasa... [Selanjutnya...]
Cara Mudah Membangun Usaha Tour & Travel A. SEKILAS PANDANG BAHASA VISUAL BASIC Bahasa pemrograman Visual Basic, dikembangkan oleh Microsoft sejak... [Selanjutnya...]
Cara Mudah Membangun Usaha Tour & Travel Sebagian besar para pengguna komputer pernah mengalami permasalahan kehilangan atau kerusakan data. Hilang... [Selanjutnya...]
Cara Mudah Membangun Usaha Tour & Travel Mendapatkan informasi melalui teknologi internet sudah menjadi kebutuhan banyak orang dalam kehidupan... [Selanjutnya...]
Cara Mudah Membangun Usaha Tour & Travel Arsitektur Client/Server SQL Server adalah sebuah database relasional yang dirancang untuk mendukung... [Selanjutnya...]
Cara Mudah Membangun Usaha Tour & Travel Database dapat diartikan sebagai kumpulan data yang terdiri atas satu atau lebih tabel yang terintegrasi... [Selanjutnya...]
Cara Mudah Membangun Usaha Tour & Travel Cout Dengan menggunakan obyek ini, anda dapat meletakkan suatu informasi ke standard output (normalnya... [Selanjutnya...]
Cara Mudah Membangun Usaha Tour & Travel Untuk membuat database beserta tabel-tabelnya dengan menggunakan Microsoft Access, maka terlebih dahulu Anda... [Selanjutnya...]
Cara Mudah Membangun Usaha Tour & Travel Salah satu cara untuk mengembangkan bisnis di internet adalah melalui media iklan baris online. Dengan... [Selanjutnya...]
Cara Mudah Membangun Usaha Tour & Travel Bahasa pemrograman tingkat tinggi/atas, seperti: Basic, Visual Basic, C, C++, Visual C++ dan lainnya, adalah... [Selanjutnya...]
Cara Mudah Membangun Usaha Tour & Travel Artikel ini ditulis untuk memenuhi janji saya pada artikel sebelumnya (Virus yang Dibuat dengan Bahasa... [Selanjutnya...]
Cara Mudah Membangun Usaha Tour & Travel Windows Genuine Advantage Microsoft itu apa? Windows Genuine Advance (WGA) adalah program tool buatan... [Selanjutnya...]
Jika Anda menyukai ideelok.com, maka tunjukkanlah apresiasi Anda dengan sedikit sumbangan melalui :
Terima kasih atas sumbangannya.