Katak Terkecil di Dunia Microhyla nepenthicola
Microhyla nepenthicola ditemukan di dekat Gunung Serapi, di dalam Kubah, Taman Nasional Kalimantan tahun 2004. Katak ini berukuran kurang dari 1,5 centimeter dan berwarna merah oranye. Selain ukurannya yang kecil, hewan amfibi ini memiliki ciri-ciri unik yang berbeda dengan spesies lainnya. Katak ini biasanya mulai bernyanyi menjelang senja, membuat serangkaian suara serak keras yang berlangsung selama beberapa menit, diikuti dengan interval singkat diam. Simfoni "amfibi" ini berlangsung dari matahari terbenam sampai menjelang dini hari.
Katak ini ditemukan tim peneliti yang dipimpin Drs. Indraneil Das dan Alexander Haas dari Institute of Keanekaragaman Hayati dan Konservasi Lingkungan di Universiti Malaysia Sarawak, dan Biozentrum Grindel und Zoologisches Museum Hamburg. Tim peneliti menemukan katak tersebut di semak-semak hutan Taman Nasional Kalimantan. Karena bentuk tubuhnya yang mungil, para peneliti mengusulkan nama untuk katak tersebut adalah microhylid, yakni nama spesies untuk katak yang berukuran di bawah 15 milimeter.
Baca Selanjutnya: Katak Terkecil di Dunia Microhyla nepenthicola

Tingginya persaingan bisnis ponsel di Indonesia membuat Sony Ericson meluncurkan produk terbarunya, yaitu Sony Ericson Aspen. Produk ini dilengkapi fitur keypad qwerty yang memudahkan anda dalam pengetikan dan Touch-Screen, yang keseluruhannya memakai teknologi Greenheart, atau teknologi yang produksinya memakai bahan-bahan ramah lingkungan.
Taman Wisata Alam (TWA) Sicikeh-cikeh merupakan salah satu hutan hujan tropis di Sumatera Utara. TWA Sicikeh-cikeh merupakan kawasan pelestarian alam yang dimanfaatkan untuk pariwisata dan rekreasi alam dengan luas 575 Ha. Kawasan Sicikeh-cikeh ditetapkan pemerintah sebagai taman wisata alam melalui Surat Keputusan Menteri Nomor 78/Kpts-II/1998 pada tanggal 7 Februari 1989. TWA Sicikeh-cikeh dikelola oleh resort TWA Sicikeh-cikeh Seksi Konservasi Wilayah I Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara I.
Buku Teknik Pembibitan Tanaman dan Produksi Benih Jilid 1 dan 2 ini menulis tentang bagaimana proses penyediaan bahan tanaman yang berasal dari benih dan bahan tanaman yang berasal dari organ vegetatif tanaman agar menghasilkan bibit tanaman yang siap untuk ditanam di lapangan.









