Ditulis oleh Andi Sabtu, 02 Juli 2011 13:04
Sangat banyak definisi tentang statistik, tetapi tidak ada definisi yang memuaskan. Hal ini disebabkan karena luasnya ruang lingkup statistik. Untuk keperluan praktis, statistik bisa diartikan secara sempit dan luas.
Dalam arti sempit, statistik berarti data ringkasan berbentuk angka (kuantitatif). Misalnya: statistik penduduk, adalah data atau keterangan berbentuk angka ringkasan mengenai penduduk (jumlah, rata-rata umur, distribusinya, persentase yang buta huruf).
Dalam arti luas, statistik berarti suatu ilmu yang mempelajari cara pengumpulan, pengolahan/ pengelompokan, penyajian, dan analisa data serta cara pengambilan kesimpulan secara umum berdasarkan hasil penelitian yang tidak menyeluruh. Definisi ini lebih ditekankan kepada urutan kegiatan dalam memperoleh data sampai data itu berguna untuk dasar pembuatan keputusan. Jadi apabila seseorang memerlukan data untuk dasar pengambilan keputusan, maka data tersebut harus dikumpulkan, diolah disajikan, dan dianalisis, kemudian diambil kesimpulannya.
Eceng gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms.) merupakan tanaman gulma di wilayah perairan yang dapat berkembangbiak dengan sangat cepat (terutama yang tumbuh di perairan yang mengandung nutrien tinggi, yang kaya akan nitrogen, fosfat dan potasium).
Kesombongan pada diri manusia merupakan suatu penyakit yang sering menghinggapi manusia dan benihnya sering muncul tanpa disadari. Banyak manusia telah terjerat perangkapnya, tersandung, dan bahkan hancur hidupnya karena kesombongan itu sendiri. Ada banyak kesombongan manusia, menyombongkan hartanya, kekuasaannya, ilmu pengetahuannya, kecantikannya, kebaikannnya dan lainnya. Kesombongan ini bisa menimpa siapa saja: saya, anda, kita, dia dan juga mereka. Cobalah Anda simak ungkapan-ungkapan ini, "Itu semua jadi bisa karena saya!", "Karena memandang saya, maka diberikan", "Ah, pendidikannya saja masih dibawah saya, mana mau saya diperintahnya", "Dia belum ada apa-apanya dibandingkan saya!" dan "Sayalah yang membuat itu bisa terlaksana", serta sejumlah ungkapan senada lainnya adalah merupakan indikasi sikap kesombongan seorang manusia.










