Hiburan dan Sekilas Info - Opini dan Ulasan
Ditulis oleh Benidiktus Sihotang Minggu, 04 Juli 2010 12:03
Dalam diri setiap insan keinginan untuk menjadi seorang pemimpin pastilah ada, baik itu dilingkungan tempat tinggal, tempat kerja, organisasi, kampung, kabupaten, maupun negaranya. Bila kita mau berkata jujur saat ini kehidupan materi lebih diagung-agungkan, sehingga banyak orang ingin menjadi pemimpin selain untuk memenuhinya egonya untuk berkuasa/menguasai orang lain juga untuk memperkaya dirinya sendiri maupun kelompoknya bahkan keluarganya masing-masing. Kalau ditanya adakah orang yang mau jadi pemimpin dikarenakan semata-mata kepentingan organisasinya atau rakyatnya, ternyata jawabannya adalah sangat sedikit, itupun kalau tidak mau dikatakan hampir tidak ada.
Hanya segelintir pemimpin yang telah ada merupakan pemimpin yang memang layak terpilih atau diangkat, sebaliknya jauh lebih banyak yang tidak layak bin tidak pantas alias bobrok atau cilaka dua belas telah memilihnya.

Sudah pernahkah Anda lihat atau baca bahwa ada pemerintah kabupaten/kota yang telah melakukan penilaian dan evaluasi secara objektif dan komprehensif terhadap pelaksanaan pembangunan di daerahnya. Pada kenyataannya, program evaluasi dan penilaian yang memperhatikan berbagai bobot dan indikator penilaian pembangunan suatu daerah sampai saat ini belum terlihat dilaksanakan secara serius, komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Seorang gadis bertanya kepada pria yang berada dihadapannya, "Mengapa kamu mencintai saya?".













